Shortcode

Pro Indonesia dari Timor Leste sejak perjuangan kemerdekaan: Saya salah pilih Indonesia sekarang menderita dan menyesal. Kehidupan kami di sini sangat susah. Pemerintah Indonesia berhenti kami memberi bantuan setelah Timor Leste merdeka tahun 2002. Saya dan teman-teman memilih Indonesia itu sangat menyesal. Kami menderita dan masa depan anak-anak kami tidak jelas lagi. 

Penyesalan adalah suatu bagian dari sebuah kehidupan, penyesalan itu akan datang dari belakang setelah semuanya itu terjadi. Penyesalan itu tidak ada batasnya sampai anda memiliki dunia lain (meninggal). Penyesalan itu bisa datang dari salah memilih teman, jodoh dan pekerjaan. Dari ketiga hal ini ada jalannya untuk mengatasi. Bisa anda mendapatkan teman baru yang baik, bisa anda mendapat jodoh baru yang setia dan baik hati, bisa juga anda mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dari sebelumnya. Tapi, penyesalan yang anda tidak akan mampu mengatasi adalah ketika anda melawan orang dan bangsamu sendiri yang memperjuangakan atas  “Kebenaran Ideologinya”.
Anda merasa lebih berkuasa, lebih hebat, mempunyai pekerjaan yang baik bersama mereka aneksator, manipulator, konspirator dan penjajah tentang   suatu kebenaran  sejarah oleh suatu bangsa tapi pada saatnya tiba untuk menyatakan kebenarannya anda akan jatuh dan menyesal selama-lamanya.
Perjuangan kebebasan Papua Barat adalah atas dasar sejarah bangsa Papua yang sudah berdaulat dan merdeka sejak 1 Desember 1961. Dalam perjuangan mengembalikan ideologi bangsa Papua Barat selalu mengalami perlawanan oleh orang asli Papua sendiri yang dibiayai dan didorong oleh kolonial Indonesia. Tapi anda tidak sadar kalau dipergunakan atas kepentingan kolonial. Tentunya setelah saatnya anda sadar dan menyesal seumur hidupmu.

Operasi Seroja adalah yang terkenal di Indonesia di mana   invasi Indonesia ke Timor Timur yang dimulai pada tanggal 7 Desember 1975 untuk menganeksasikan Timor Portugis ke NKRI. Kemudian Timor Portugis diubah diberi nama oleh Indonesia Timor Timur. Dalam perlawanan perjuangan Timor Leste masyarakat asli Timor Leste pun terpecah menjadi dua bagian. Sebagian kecil ingin integrasi ke Indonesia karena atas kesamaan ras dan juga diberi jabatan, uang dan kekayaan lainnya. Namun, sebagian besar tetap berdiri kokoh memperjuangkan kebenaran sejarah untuk menuju kemerdekaan Timor Leste. Mereka mempunyai mimpi yang besar bahwa suatu saat mereka akan bebas dan berdiri tegak sebagai suatu bangsa yang berdaulat. Mereka bermimpi akan memimpin dirinya sendiri.  Mereka selalu percaya Timor Timur paste akan merdeka.  Finally, tahun 2002 adalah tahun yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Timor Leste. Tahun emas telah tiba mengakhiri semua jeritan bangsa Timor Leste.
Penjajahan dan penderitaan masyarakat Timor Leste berakhirlah pada 2002. Sinar fajar setelah tiba untuk menyerangi Timor Leste. Para penghianat telah kehilangan akal. Para penghianat telah kehilangan masa depan. Para penghianat telah kehilangan jabatan, uang, kekayaan pada tahun 2002 itu juga. Para penghianat telah kehilangan tanah mereka sendiri di Timor Leste. Para penghianat tidak bisa lagi ketemu bersama keluarga mereka yang ada di Timor Leste. Para penghianat tidak bisa lagi habiskan waktu bersama teman-teman mereka di Timor Leste. Semuanya telah sirnah. Semuanya telah tinggal kenangan. Penyesalan selalu datang silih berganti. Mimpi di atas mimpi kapan kita lihat tanah dan keluarga kami di Timor Leste. Mereka diusir keluar dari Timor Leste kini berdomisili di Indonesia. Mereka tinggal dipingkiran negara Indonesia. Mereka hidup menderita di atas tanah orang. Pemerintah Indonesia sudah lepas tangan sejak tahun 2002 itu juga. Pemerintah Indonesia sudah tidak perhatikan mereka lagi.  Jabatan, uang, kekayaan hanya kenangan sejak mereka jadi penghianat. Sebaliknya, masyarakat Timor Leste yang jatuh korban atas memperjuangakan kebenaran ideologi mereka menjadi tuan di negerinya sendiri. Mereka sendiri mengendalikan negara Timor Leste. Syukurlah karena masyarakat Timor Leste semua makmur walau negara kecil. Negara besar atau kecil bukan ukuran tapi kesejahteraan masyarakat dalam suatu negara sangat penting.

Lihat Video ini, Warga Timor Leste Saya salah Pilih Indonesia. Saya menyesal dalam salamanya melihat kemajuan dan kemakmuran Timor Leste. Salah sangat menyesal. Akses ke link: 
Sejarah ini tentunya bisa menggenapi di Papua Barat. Kami mempunyai mimpi yang besar untuk bebas dari NKRI. Kami mempunyai harapan untuk masa depan Papua Barat. Kami mempunyai keyakinan kembalikan kedaulatan. Kami   mempunyai keyakinan memimpin diri kita sendiri. Kami bangsa Papua Barat akan bangkit dan memimpin dirinya sendiri. 

SALAH MEMILIH INDONESIA MENDERITA DAN MENYESAL SELAMANYA

Pro Indonesia dari Timor Leste sejak perjuangan kemerdekaan: Saya salah pilih Indonesia sekarang menderita dan menyesal. Kehidupan kami di sini sangat susah. Pemerintah Indonesia berhenti kami memberi bantuan setelah Timor Leste merdeka tahun 2002. Saya dan teman-teman memilih Indonesia itu sangat menyesal. Kami menderita dan masa depan anak-anak kami tidak jelas lagi. 

Penyesalan adalah suatu bagian dari sebuah kehidupan, penyesalan itu akan datang dari belakang setelah semuanya itu terjadi. Penyesalan itu tidak ada batasnya sampai anda memiliki dunia lain (meninggal). Penyesalan itu bisa datang dari salah memilih teman, jodoh dan pekerjaan. Dari ketiga hal ini ada jalannya untuk mengatasi. Bisa anda mendapatkan teman baru yang baik, bisa anda mendapat jodoh baru yang setia dan baik hati, bisa juga anda mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dari sebelumnya. Tapi, penyesalan yang anda tidak akan mampu mengatasi adalah ketika anda melawan orang dan bangsamu sendiri yang memperjuangakan atas  “Kebenaran Ideologinya”.
Anda merasa lebih berkuasa, lebih hebat, mempunyai pekerjaan yang baik bersama mereka aneksator, manipulator, konspirator dan penjajah tentang   suatu kebenaran  sejarah oleh suatu bangsa tapi pada saatnya tiba untuk menyatakan kebenarannya anda akan jatuh dan menyesal selama-lamanya.
Perjuangan kebebasan Papua Barat adalah atas dasar sejarah bangsa Papua yang sudah berdaulat dan merdeka sejak 1 Desember 1961. Dalam perjuangan mengembalikan ideologi bangsa Papua Barat selalu mengalami perlawanan oleh orang asli Papua sendiri yang dibiayai dan didorong oleh kolonial Indonesia. Tapi anda tidak sadar kalau dipergunakan atas kepentingan kolonial. Tentunya setelah saatnya anda sadar dan menyesal seumur hidupmu.

Operasi Seroja adalah yang terkenal di Indonesia di mana   invasi Indonesia ke Timor Timur yang dimulai pada tanggal 7 Desember 1975 untuk menganeksasikan Timor Portugis ke NKRI. Kemudian Timor Portugis diubah diberi nama oleh Indonesia Timor Timur. Dalam perlawanan perjuangan Timor Leste masyarakat asli Timor Leste pun terpecah menjadi dua bagian. Sebagian kecil ingin integrasi ke Indonesia karena atas kesamaan ras dan juga diberi jabatan, uang dan kekayaan lainnya. Namun, sebagian besar tetap berdiri kokoh memperjuangkan kebenaran sejarah untuk menuju kemerdekaan Timor Leste. Mereka mempunyai mimpi yang besar bahwa suatu saat mereka akan bebas dan berdiri tegak sebagai suatu bangsa yang berdaulat. Mereka bermimpi akan memimpin dirinya sendiri.  Mereka selalu percaya Timor Timur paste akan merdeka.  Finally, tahun 2002 adalah tahun yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Timor Leste. Tahun emas telah tiba mengakhiri semua jeritan bangsa Timor Leste.
Penjajahan dan penderitaan masyarakat Timor Leste berakhirlah pada 2002. Sinar fajar setelah tiba untuk menyerangi Timor Leste. Para penghianat telah kehilangan akal. Para penghianat telah kehilangan masa depan. Para penghianat telah kehilangan jabatan, uang, kekayaan pada tahun 2002 itu juga. Para penghianat telah kehilangan tanah mereka sendiri di Timor Leste. Para penghianat tidak bisa lagi ketemu bersama keluarga mereka yang ada di Timor Leste. Para penghianat tidak bisa lagi habiskan waktu bersama teman-teman mereka di Timor Leste. Semuanya telah sirnah. Semuanya telah tinggal kenangan. Penyesalan selalu datang silih berganti. Mimpi di atas mimpi kapan kita lihat tanah dan keluarga kami di Timor Leste. Mereka diusir keluar dari Timor Leste kini berdomisili di Indonesia. Mereka tinggal dipingkiran negara Indonesia. Mereka hidup menderita di atas tanah orang. Pemerintah Indonesia sudah lepas tangan sejak tahun 2002 itu juga. Pemerintah Indonesia sudah tidak perhatikan mereka lagi.  Jabatan, uang, kekayaan hanya kenangan sejak mereka jadi penghianat. Sebaliknya, masyarakat Timor Leste yang jatuh korban atas memperjuangakan kebenaran ideologi mereka menjadi tuan di negerinya sendiri. Mereka sendiri mengendalikan negara Timor Leste. Syukurlah karena masyarakat Timor Leste semua makmur walau negara kecil. Negara besar atau kecil bukan ukuran tapi kesejahteraan masyarakat dalam suatu negara sangat penting.

Lihat Video ini, Warga Timor Leste Saya salah Pilih Indonesia. Saya menyesal dalam salamanya melihat kemajuan dan kemakmuran Timor Leste. Salah sangat menyesal. Akses ke link: 
Sejarah ini tentunya bisa menggenapi di Papua Barat. Kami mempunyai mimpi yang besar untuk bebas dari NKRI. Kami mempunyai harapan untuk masa depan Papua Barat. Kami mempunyai keyakinan kembalikan kedaulatan. Kami   mempunyai keyakinan memimpin diri kita sendiri. Kami bangsa Papua Barat akan bangkit dan memimpin dirinya sendiri.